Tampilkan postingan dengan label Perkembangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perkembangan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Juli 2012

Tahap Perkembangan Bayi 6 Bulan

Tidak terasa usia bayi Anda sekarang sudah menginjak 6 bulan. Usia di mana dia sudah mulai diperkenalkan MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu). Sekarang kesibukan Anda pastinya akan bertambah, karena harus mempersiapkan menu makanan bayi 6 bulan. Mari kita lihat apa saja yang berubah pada tahap perkembangan bayi usia 6 bulan ini.

Saluran Pencernaan Bayi
Pada usia ini, sistem pencernaan bayi Anda sudah cukup baik dan siap menerima asupan makanan padat atau biasa disebut makanan pendamping ASI (MPASI). Hal inilah yang menjadi dasar Badan Kesehatan Dunia WHO merekomendasikan setiap bayi mulai diberikan MPASI pada umur 6 bulan. Siapkan menu makanan bayi 6 bulan yang sehat dan bergizi untuk si kecil. Untuk menghindari bayi susah BAB, jangan lupa Anda berikan anak Anda makanan yang mengandung serat, termasuk sayuran dan buah.  Meskipun bayi Anda sudah mulai diperkenalkan makanan padat, sebaiknya Anda tetap meneruskan pemberian ASI eksklusif. Perlu diingat bahwa MPASI hanyalah makanan pendamping saja, sementara ASI masih merupakan makanan pokok bayi.

Perubahan Feses Bayi
Setelah diberikan makanan padat, feses bayi umur 6 bulan sudah tidak seperti saat bayi Anda hanya diberikan ASI. Anda tak perlu kaget bila melihat feses bayi ada perubahan warna, agak bau, dan lebih padat dari sebelumnya. Tingkat kebauan dan warna tinja bayi tergantung dari jenis makanan yang dimakannya.

Bayi Lancar Berguling dan Bergeser
Mayoritas pada tahap pertumbuhan bayi 6 bulan ini, bayi sudah bisa tengkurap sendiri dan membolak balikkan tubuhnya dengan lancar. Selain itu, bayi juga sudah lancar memutar tubuhnya ke berbagai arah baik dalam posisi tengkurap maupun terlentang. Bahkan beberapa bayi, sudah bisa bergeser agak jauh dari tempatnya semula. Supaya bayi Anda tidak terjatuh dari tempat tidur atau kepalanya terbentur dinding atau benda keras, Anda harus berhati-hati menjaganya. Jangan pernah Anda meninggalkan bayi Anda bermain sendiri terlalu lalu karena pergerakan bayi sudah cukup cepat. Bisa dikatakan, pergerakan inilah awal mula bayi belajar merangkak.

Tangan Bayi Makin Kuat
Jika sebelumnya bayi Anda kesulitan meraih dan memegang suatu benda, pada umur 6 bulan ini bayi Anda sudah bisa meraih dan memegang benda dengan tepat. Bahkan, benda yang agak berat pun (misalnya bantal atau guling besar) sudah bisa dipindahkan dengan tangannya.
Selain itu, pada perkembangan bayi usia 6 bulan ini biasanya memiliki rasa keingintahuan yang meningkat. Untuk mengobati rasa keingintahuannya itu, mungkin anak Anda sering minta digendong atau dipangku.

Tahap Perkembangan Bayi 7 Bulan

Halo para ibu, bagaimana dengan cerita MPASI bayi Anda pada umur 6 bulan kemarin? Serukah? Awal-awalnya mungkin Anda akan merasa senang melihat bayi Anda mencoba makanan padat MPASI yang Anda berikan untuk pertama kalinya. Namun, ke depan Anda harus tetap mempertahankan “perasaan senang” itu, walaupun terkadang anak Anda susah untuk makan. Sekarang usia bayi Anda sudah menginjak 7 bulan. Lalu bagaimana tahap perkembangan bayi 7 bulan ini? Mari kita bicarakan satu persatu di sini.Marah jika Dilarang / Dicegah

Sebelumnya, ketika bayi Anda cegah atau dilarang saat melakukan sesuatu yang Anda anggap berbahaya atau tidak baik baginya (memegang benda kotor, misalnya), ia mungkin hanya terdiam saja dan mau “menuruti” keinginan Anda. Tetapi sekarang, hal itu tidak berlaku lagi baginya. Artinya, sekarang bayi Anda mungkin saja akan marah, merengek, atau menangis saat Anda cegah/larang ketika ia sedang asyik melakukan sesuatu. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa mengatasinya dengan cara mengalihkan perhatian si kecil ke hal yang lain.

Ketemu Orang Baru
Berinteraksi dengan banyak orang akan sangat membantu mengembangkan kemampuan sosial si kecil. Jika bayi Anda belum terbiasa bertemu dengan orang baru, ia mungkin saja akan menangis karena ia merasa tidak nyaman atau takut. Agar si kecil, mudah bersosialisasi dengan orang baru, mulai sekarang Anda bisa mengajak si kecil untuk berinteraksi dengan orang banyak, baik itu anak kecil maupun orang dewasa. Pastikan, orang-orang yang berinteraksi dengannya terbebas dari penyakit menular agar si kecil tidak mudah tertular penyakit.

Tidak mau Ditinggal
Sebagian besar bayi umumnya sangat dekat dengan ibunya, terutama bayi yang sehari-hari diasuh langsung oleh ibunya sendiri. Pada perkembangan bayi usia 7 bulan ini, ia terkadang tidak mau ditinggal oleh ibunya meski hanya sebentar. Hal ini wajar, mengingat ia belum merasa percaya diri dan aman saat sendiri. Untuk itu, secara bertahap Anda bisa melatih rasa percaya diri si kecil dengan cara mengajaknya berbicara atau bermain dengan mainan kesukaannya terlebih dahulu sebelum Anda pergi, misalnya.

Duduk sudah Mulai Seimbang
Jika pada bulan sebelumnya, bayi Anda sudah mulai belajar duduk namun tubuhnya masih bergoyang-goyang atau belum seimbang, kali ini tubuhnya sudah mulai seimbang. Ia sekarang sudah kuat duduk agak lama dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Biarkan proses pada pertumbuhan bayi 7 bulan ini terus berlanjut, hingga ia sudah bisa duduk dengan tegak tanpa bantuan.

Bayi Belajar Berdiri
Bayi 7 bulan Anda mungkin sekarang enggan terlalu lama bermain sambil tiduran atau duduk. Kini ia sudah minta berdiri, walau kakinya belum bisa menopang tubuhnya dengan baik. Pegang bayi Anda dengan baik, jika ia minta berdiri agar ia tidak terjatuh.
Itulah hal-hal yang bisa Anda temukan pada perkembangan bayi 7 bulan. Tidak semuanya harus sama persis, karena setiap bayi memiliki kemampuan yang berbeda-beda.